LTM Annisa-0906553160

NILAI KEJUJURAN, KEGELISAHAN, dan TANGGUNG JAWAB

Oleh Annisa, 0906553160

Judul                           : Pendidikan Budi Pekerti

Pengarang                   : Paul Suparno, dkk.

Data Publikasi             : Yogyakarta: Kanisius, 2007.

Di era Globalisasi seperti sekarang ini mencari kejujuran dari setiap ucapan daan tingkah laku manusia sungguh sangat sulit, ibarat mencari jarum di atas tumpukan jerami. Di sana sini kebohongan bertaburan, rasa tidak percaya kepada orang lain selalu ada. Apa gerangan jika bukan nilai kejujuran yang semakin tergerus?

Manusia akan tumbuh dan berkembang menuju pribadi yang utuh. Satu hal penting untuk mencapai itu, manusia harus mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri itu tidak mudah, hal ini disebabkan oleh keterbatasan yang ada dalam diri manusia. Untuk mengenal diri sendiri, membutuhkan bantuan orang lain dapat berupa masukan, kritik, atau saran yang harus diterima secara terbuka. Menerima dan mengakui baik hal-hal yang positif maupun negatif adalah sebuah bentuk kejujuran.

Kejujuran diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan seseorang sesuai dengan hati nurani dan norma peraturan yang ada. Jujur berarti menepati janji atau kesanggupan, baik yang berbentuk  kata-kata maupun yang ada dalam hati. Menghindari sikap bohong, mengakui kelebihan orang lain, mengakui kekurangan, kesalahan atau keterbatasan diri sendiri, memilih cara-cara terpuji dalam menempuh ujian, tugas atau kegiatan. Kejujuran merupakan nilai yang perlu dimiliki oleh setiap orang maka perlu ditanamkan terus-menerus dalam kehidupan manusia, baik itu menyangkut sikap dan perilaku yang berhubungan dengan Tuhan, hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan keluarga, hubungan dengan masyarakat dan bangsa, maupun perilaku dan sikap terhadap alam sekitarnya.

Penanaman nilai kejujuran ini harus terus menerus dilakukan mulai dari keluarga, dan terus diasah di sekolah. Penanaman nilai kejujuran di sekolah bisa dilakukan melalui setiap aktivitas yang ada di sekolah, baik dalam hubungan antara siswa dan guru, siswa dan teman-temannya, maupun siswa dengan semua orang yang terlibat dalam pendidikan di sekolah. Setiap hari guru dapat mengasah kejujuran siswa melalui kegiatan pengajaran baik dalam mengungkapkan pendapat, dalam ulangan harian, dalam memberikan argumentasi dan masih banyak kegiatan lain yang dapat dijadikan sarana untuk menanamkan nilai kejujuran ini.

Melihat pembahasan di atas, terlihat bahwa nilai kejujuran adalah sesuatu yang baik dan benar, tidak curang, tulus serta ikhlas mengenai perkataan  maupun perbuatan seseorang. Oleh karena itu, nilai kejujuran harus dimiliki oleh setiap orang dan kejujuran menjadi faktor penting dalam pengolahan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: