LTM 6

SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN NONHAYATI

DI PERAIRAN LAUT INDONESIA

Oleh Indah Nur Zahra, 0906489271

Indonesia sebagai negara maritim memiliki wilayah perairan yang amat luas, wilayah perairan di Indonesia meliputi perairan darat dan perairan laut. Perairan darat di Indonesia mencakup hidrosfer, sungai, rawa, danau dan air tanah. Hampir 70% wilayah Indonesia terdiri atas lautan. Luasnya perairan laut yang dimiliki Indonesia juga diperkaya dengan banyaknya Sumber Daya Alam (SDA) hayati dan non hayati yang dapat dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia.

Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup. Contoh sumber daya alam hayati yang dimilki perairan laut Indonesia antara lain ikan laut yang beraneka ragam, kepiting, kuda laut, terumbu karang, mikro organisme, dan masih banyak lagi. Sedangkan sumber daya alam non hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati, contohnya seperti bahan tambang, air, udara, batuan, pasir, ombak, dsb.

Sesuatu dapat dikatakan sebagai sumber daya bila sesuatu itu berguna bagi kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tidak semua yang ada di bumi ini dapat dikatakan sebagai sumber daya karena manusia belum dapat memanfaatkan seluruhnya yang ada di bumi ini. Umumnya masyarakat Indonesia belum dapat memanfaatkan sepenuhnya kekayaan alam yang dimiliki negeri sendiri. Walau begitu, melimpahnya sumber daya yang dimiliki perairan Indonesia tidak dapat dipungkiri lagi. Dunia internasional pun mengakui hal tersebut.

Begitu luasnya wilayah perairan laut di Indonesia menyebabkan susahnya pemerintah mengelola dan mengawasi seluruh wilayah perairannya. Banyak kapal-kapal asing yang sengaja memasuki wilayah perairan Indonesia dan berusaha menangkap ikan-ikan di perairan Indonesia. Bukan hanya menangkap, tetapi mereka juga mengeksplorasi kekayaan laut negeri ini secara besar-besaran. Tentunya ini akan merusak kelestarian kehidupan biota laut di perairan Indonesia.

Kerusakan tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari nelayan Indonesia sendiri. Banyak para nelayan yang hanya mementingkan hasil tangkapan tanpa memperdulikan cara yang mereka gunakan. Banyak pula pabrik-pabrik industri yang membuang limbahnya ke perairan laut. Hal ini tentunya sangat merusak dan merugikan negara sendiri.

Keberadaan laut beserta isinya perlu dijaga kelestariannya.Tentunya tidak hanya pemerintah saja yang berkewajiban menjaga kelestarian laut, tetapi seluruh warga negara Indonesia juga memilki kewajiban untuk menjaganya. Berikut adalah contoh usaha-usaha dalam upaya pelestarian laut di Indonesia:

  1. Menjaga air laut tetap bersih dengan cara melarang pembuangan sampah dan limbah di laut.
  2. Ikut membantu pemerintah dalam upaya pelestarian satwa-satwa laut yang hampir punah.
  3. Tidak menggunakan bahan peledak, bahan racun, dan aliran listrik saat menangkap ikan.
  4. Tidak menggunakan jaring yang kecil saat menangkap ikan sebab dengan menggunakan alat tersebut, ikan yang masih kecil akan ikut terjaring.
  5. Tidak merusak atau mencabut terumbu karang dengan alasan apapun.
  6. Menanam pohon bakau di sepanjang pantai.
  7. Tidak mengambil karang laut dalam jumlah besar.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagai penghasil sumber daya hayati dan non hayati, keasrian dan kelestarian perairan laut patut kita jaga. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat pun wajib turut serta dalam upaya melestarikannya. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia. Kekayaan yang dimilki negeri ini tidak akan dapat membawa Indonesia menjadi negara makmur jika masyarakatnya sendiri tidak berusaha menjaga dan melestarikan kekayaan yang dimiliki. Eksplorasi besar-besaran hanya akan membawa kerusakan permanen pada lingkungan dan menyebabkan berkurangnya SDA yang dapat dimanfaatkan setiap tahunnya.


DAFTAR PUSTAKA

Soemiarno, Slamet, dkk. BUKU AJAR III: BANGSA, BUDAYA, DAN LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA. Jakarta: Balai Penerbit FKUI, 2009.

Waldopo, M.Pd, peny. “PERAIRAN DARAT DAN LAUT”. Modul tidak diterbitkan.

Gea, Fikar. “MAKSIMALKAN POTENSI SDA LAUT UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT (Refeleksi HUT RI ke 64)http://teropong-bertaring.blogspot.com /2009/08/maksimalkan-potensi-sda-laut-untuk.html (18 Agt. 2009).

Presiden Republik Indonesia. “UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2004 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL” http://digilib-ampl.net/file/pdf/UU%20No.25%20Tahun%202004.pdf (5 Okt. 2004).

Anonim. “Pengertian Sumber Daya Alam dan Pembagian Macam/Jenisnya – Biologi” http://organisasi.org/pengertian_sumber_daya_alam_dan_pembagian_macam_jenisnya_biologi (14 Mei.2006).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: